Energi sangat penting bagi
kehidupan manusia. Tanpa energi manusia
tidak dapat melakukan aktifitas kerja. Kebutuhan energi setiap orang
berbeda-beda, tergantung faktor usia, jenis kelamin, dan kondisi tubuh tentunya.
Energi yang dibutuhkan perharinya di dapatkan dari jumlah kalori yang
dikonsumsi. Dalam hal ini harus dilakukan penghitungan kebutuhan kalori harian,
karena salah satu usaha untuk menjaga kesehatan pada penderita adalah menjaga
pola makan atau diet.
Langkah 1 :
Menghitung Berat Badan Ideal
(BBI) berdasarkan rumus Brocca yang dimodifikasi:
BBI = 90%(TB cm- 100) x 1 kg
Untuk pria dengan tinggi < 160
cm dan wanita < 150 cm, menggunakan rumus:
BBI = (TB cm -100 ) x 1 kg
Langkah 2 :
Hitung kebutuhan kalori basal
berdasrkan jenis kelamin:
Pria : BBI x 30 kkal
Wanita :BBI x 25 kkal
Langkah 3 :
Tambahkan faktor aktivitas dan
stress pada kebutuhan kalori basal:
Tambahkan 10-20% pada
aktivitas ringan
Tambahakan 20-3-% pada aktivitas
sedang
Tambahkan 40-50% pada aktivitas
berat
Langkah 4 :
Klasifikasi penyesuaian
perhitungan kalori berdasarkan usia, stres, infeksi, dan berat badan:
KONDISI
FISIK
|
KOREKSI
|
40 – 59 thn
|
-5%
|
60 – 69 thn
|
-10%
|
>70 thn
|
-20%
|
BB lebih
|
-20%
|
BB kurang
|
-20%
|
Stres dan Infeksi
|
30%
|
Jadi apabila kita telah
menentukan nilai kebutuhan kalori basal harian kita, maka kita lebih bisa untuk mengatur pola makan
kita. Apabila konsumsi jumlah kalori dari makanan yang kita makan kurang dari
kebutuhan kalori basal harian maka tubuh kita akan mengambil cadangan kalori
yang sudah disimpan di jaringan adiposa, hepar maupun otot yang selanjutnta di ubah dalam bentuk energi
, begitu pula sebaliknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar