Rabu, 29 Juli 2015

Kesetimbangan Kimia Dalam Tubuh Manusi



KESETIMBANGAN KIMIA DALAM  TUBUH MANUSIA
Beberapa contoh proses dalam tubuh yang  melibatkan kesetimbangan kimia.
a.       Ph Darah dan jaringan tubuh
Darah dan jaringan tubuh kita mempunyai pH sekitar 7,4. Dalam darah dan jaringan tubuh terjadi reaksi kesetimbangan antara asam karbonat dalam darah dengan ion karbonat dan ion hidrogen.
H2O(l) + CO2(aq)H2CO3(aq)HCO3-(aq) + H+ (aq)
                Jika kita mengkonsumsi makanan yang bersifat asam, konsentrasi ion  hidrogen bertambah (darah bersifat asam) sehingga reaksi kesetimbangan  bergeser ke kiri. Sebaliknya , jika kita mengonsumsi makanan yang bersifat basa, konsentrasi ion hidrogen  berkurang (darah bersifat basa) , sehingga reaksi kesetimbangan bergeser ke kanan.

b.      Metabolisme Karbon Dioksida dalam Tubuh
Ketika oksigen diangkut dari paru-paru ke jaringan tubuh, pada saat yang sama karbon dioksida yang dihasilkan oleh respirasi sel diangkut dari jaringan tubuh ke paru-paru . dalam jaringan tubuh, karbon dioksida yang konsentrasi nya relatif lebih tinggi melarut dalam darah bereaksi dengan air membentuk asam karbonat. Denagan demikian , reaksi bergeser ke arah kanan.
CO2(g) ) CO2(aq)+ H2O(l) H2CO3(aq)
Sebaliknya , dalam paru-paru konsentrasi karbon dioksida relatif  rendah sehingga karbon dioksidadi keluarkan dari darah ke udara . oleh karena itu reaksi bergeser  ke kiri.
c.       Kesetimbangan dalam Mulut
Reaksi kesetimbangan terjadi juga dalam mulut. Email gigi mengandung senyawa kalsium hidroksiapatit, Ca(PO4)3OH . di dalam mulut, zat itu akan mengalami reaksi kesetimbangan sebagai berikut.
                Ca(PO4)3OH(s)Ca2+(aq)+3PO43-(aq)+OH-(aq)
Reaksi kesetimbangan yang terjadi akan mengalami pergeseran jika kita mengonsumsi makan yang mengandung asam. Makanan asam mengandung ion H+sehingga ion tersebut akan mengikat ion PO43- dan OH-. Akibatnya , reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kanan (konsentrasi Ca5(PO4)3OH) berkurang. Pergeseran reaksi tersebut menyebabkan lapisan email menjadi keropos sehingga timbul sakit gigi.

d.      Pengikatan Oksigen oleh Darah
Salah satu fungsi darah dalam tubuh adalah mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Mula-mula,  hemoglobin  (Hb) mengikat oksigen membentuk oksihemoglobin, kemudian dibawa ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah. Mekanisme pengikatan oksigen oleh hemoglobin merupakan reaksi kesetimbangan.
                Hb +O2HbO2
Reaksi pengikatan oksigen oleh Hb terjadi dalam paru-paru. Reaksi tersebut berjalan ke arah kanan karena konsentrasi  oksigen bertambah. Ketika oksigen mulai beredar ke dalam jaringan tubuh , konsentrasi oksigen akan berkurang karena digunakan untuk proses pembakaran. Dengan demikian, reaksi  di dalam jaringan berjalan ke arah kiri.
Reasi kesetimbangan dalam peredaran darah ini dapat menjelaskan alasan mengapa mengisap gas karbon dioksida yang beracun dapat   mengganggu  kesehatan. Ketika gas CO terisap dan larut dalam peredaran darah , gas CO berikatan dengan Hb. CO dan O2 akan bersaing ketat agar dapat berikatan dengan Hb.Tetapan kesetimbangan kimia Hb- CO lebih  besar daripada tetapan kesetimbangan Hb-O2 sehingga Hb lebih mudah mengikat CO.

                HbO2+COHbCO+O2
Jika melihat reaksi tersebut, adanya CO dalam tubuh menyebabkan kemampuan darah untuk mengikat oksigen berkurang . Gas CO akan menggantikan oksigen sehingga yang beredar dalam tubuh adalah gas CO yang beracun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar